Lem Dingin


Siapkanlah :

Natrium metasilikat, tapioka, pewarna biru, air, 2 gelas, sendok makan

Langkah Kegiatan :

  1. isi kedua gelas dengan air hingga setengahnya.
  2. Tambahkan 2 sendok makan tapioka dan pewarna biru ke gelas pertama. Aduk rata
  3. Tambahkan 1 sendok makan natrium metasilikat ke gelas kedua. Aduk hingga larut
  4. Tuang isi gelas pertama ke gelas kedua sambil diaduk terus

Apa yang terjadi?:

Campuran berubah menjadi kental seperti lem

Penjelasan :

Apa yang terjadi pada tapioka pada percobaan ini mirip dengan yang terjadi pada beras yang ditanak menjadi nasi atau tapioka yang dimasak menjadi lem kanji. Bagian utama tapioka dan beras adalah sejenis karbohidrat yang disebut dengan zat pati atau amilum. Jika dipanaskan atau ditambahkan dengan bahan tertentu struktur amilum rusak dan menyebabkan perubahan sifat amilum. Amilum yang tadinya tidak bisa memegang air menjadi sanggup memegang air dalam jumlah banyak. Perubahan sifat ini ditandai dengan terbentuknya campuran yang lengket dan kental.

Marshmallow dan Tabung Suntik


Siapkanlah :

Gunting, marshmallow, tabung suntik tanpa jarum (60 ml)

Langkah Kegiatan :

  1. Dengan gunting potong marshmallow sehingga ukurannya cukup untuk dimasukkan ke tabung suntik
  2. Masukkan marshmallow ke tabung suntik
  3. Tutup ujung tabung dan tarik tangkai tabung
  4. Dengan ujung tabung tetap tertutup, tekan tangkai tabung

Apa yang terjadi?:

Marshmallow membesar saat tangkai tabung ditarik dan mengerut saat tangkai tabung ditekan

Penjelasan :

Di dalam marshmallow terdapat rongga-rongga berisi udara. Ketika tangkai tabung ditarik volume tabung bertambah. Tekanan di dalam tabung menjadi berkurang. Udara di dalam marshmallow yang mempunyai tekanan lebih tinggi bergerak ke arah luar dan membuat marshmallow mengembang. Sebaliknya saat tabung ditekan volume di dalam tabung berkurang dan tekanan udara menjadi lebih besar. Udara di tabung menekan marshmallow sehingga marshmallow mengerut atau mengecil.

Gelembung Arang


Siapkanlah :

Arang aktif, gelas, air, sendok teh

Langkah Kegiatan :

  1. Tuang satu sendok teh arang aktif ke gelas
  2. Tambahkan air sampai hampir penuh

Apa yang terjadi?:

Terdengar suara mendesis dan muncul gelembung-gelembung

Penjelasan :

Arang aktif adalah arang yang diproses secara khusus sehingga mempunyai banyai sekali rongga-rongga yang diisi oleh udara. Udara dari rongga-rongga inilah yang keluar dan terlihat sebagai gelembung serta menghasilkan suara mendesis.

Rongga ini pula yang berfungsi menyerap bau di ruangan seperti kamar mandi, lemari dan kulkas.

Endotermis


Siapkanlah :

Asam sitrat, sendok makan, cangkir plastik atau gelas kaca

Langkah Kegiatan :

  1. Isi cangkir dengan air sampai setengahnya.
  2. Celupkan jarimu dan rasakan seberapa dingin air tersebut
  3. Tambahkan 2 sendok asam sitrat dan aduk hingga larut
  4. Celupkan jarimu

Apa yang terjadi?:

Air terasa lebih dingin

Penjelasan :

Asam sitrat sangat mudah larut di dalam air. Larutnya asam sitrat ini  ke dalam air disertai dengan penurunan suhu. Di dalam kimia reaksi semacam ini disebut dengan reaksi endotermis (menyerap panas). Proses melarutkan garam ke dalam air juga termasuk reaksi endotermis.

Eksotermis


Siapkanlah :

Kalsium klorida, sendok makan, cangkir plastik atau gelas kaca

Langkah Kegiatan :

  1. Isi cangkir dengan air sampai setengahnya.
  2. Celupkan jarimu dan rasakan seberapa dingin air tersebut
  3. Tambahkan 2 sendok kalsium klorida dan aduk hingga larut
  4. Celupkan jarimu

Apa yang terjadi?:

Air terasa hangat

Penjelasan :

Kalsium klorida ini sangat mudah menyerap air dan sangat mudah pula larut di dalam air. Larutnya kalsium klorida ke dalam air disertai dengan terbentuknya panas. Di dalam kimia reaksi semacam ini disebut dengan reaksi eksotermis (mengeluarkan panas)

Minyak Merah Jambu


Siapkanlah :

Lugol, minyak goreng, tabung reaksi, pipet, air

Langkah Kegiatan :

  1. Isi tabung reaksi dengan beberapa tetes lugol
  2. Tambahkan air hingga 3/4 tabung
  3. Tambahkan 5 tetes minyak goreng
  4. Kocoklah tabung dengan kuat

Apa yang terjadi?:

Air yang semula coklat menjadi tak berwarna, sedangkan minyak berubah merah jambu

Penjelasan :

Lugol mengandung iodium.  Senyawa ini akan berubah warna menjadi merah jambu jika bertemu dengan minyak. Percobaan ini menunjukkan kepada kita bahwa obat luka bisa digunakan untuk mendeteksi adanya minyak.

Buih Berlimpah


Siapkanlah :

Cangkir plastik,  sendok makan, asam sitratsoda kue, sabun cair, air

Langkah Kegiatan :

  1. Masukkan sabun cair ke cangkir
  2. Tambahkan 2 sendok makan soda kue . Aduk dengan cepat.
  3. Tambahkan 1 sendok makan asam sitrat. Aduk dengan cepat.

Apa yang terjadi?:

Muncul buih yang sangat banyak

Penjelasan :

Untuk menghasilkan buih tidak cukup hanya dengan sabun cair. Harus ada udara yang terperangkap. Kita bisa melakukannya dengan cara mengaduk sabun cair dengan kuat. Tetapi bisa juga dengan cara lain, yaitu dengan soda kue dan asam sitrat. Kedua bahan ini bereaksi menghasilkan gas karbondioksida yang banyak. Inilah yang membantu terbentuknya buih yang mengembang dan terus mengembang.
Kemampuan sabun untuk membersihkan kotoran sama sekali tidak ada hubungannya dengan kemampuannya untuk menghasilkan buih yang banyak.

Menari Dalam Air


Siapkanlah :

Gelas, 2 sendok teh, asam sitrat, soda kue, garam, 10 butir biji saga, air

Langkah Kegiatan :

  1. Isi gelas dengan air sampai lebih dari setengahnya. Masukkan biji saga. Amati di manakah biji saga  berada.
  2. Masukkan garam. Amati di manakah garam dan biji saga  berada. Aduk dan amati yang terjadi pada garam.
  3. Masukkan soda kue. Amati di manakah soda kue dan biji saga  berada. Aduk dan amati yang terjadi pada soda kue.
  4. Masukkan  asam sitrat sedikit demi sedikit. Amati apa sajakah yang terjadi di dalam gelas.

Apa yang terjadi?:

Biji saga bergerak naik dan turun, seperti menari

Penjelasan :

Biji saga lebih berat daripada air sehingga tenggelam di dalam air. Ketika asam sitrat ditambahkan ke gelas dan bertemu dengan soda kue terbentuklah gas karbondioksida. Gas ini terlihat sebagai gelembung dan gerakannya terdengar sebagai suara mendesis. Sebagian gas menempel di permukaan biji saga, sebagian lagi langsung naik ke permukaan. Ini terjadi karena gas ringan. Gas yang menempel di biji saga makin lama makin banyak dan akhirnya mampu mendorong biji naik ke permukaan air. Gas kemudian terus bergerak ke atas meninggalkan biji saga. Karena tidak ada yang mendorong lagi, biji saga kembali turun ke dasar. Ini terjadi berulang kali sehingga biji saga seperti sedang menari di dalam air.

Mendadak Biru


Siapkanlah :

Natrium metasilikat, asam sitrat, lugol, 2 gelas, air, air panas, air, sendok makan

Langkah Kegiatan :

  1. Isi gelas pertama dengan air sampai setengahnya. Tambahkan beberapa tetes lugol sampai terbentuk campuran menyerupai teh
  2. Tambahkan seujung sendok natrium metasilikiat dan aduk hingga larut. Campuran menjadi tidak berwarna
  3. Isi gelas kedua dengan air panas sampai sepertiganya. Tambahkan tapioka  dan asam sitrat. Aduk hingga semuanya bercampur rata teh.
  4. Tuang isi gelas pertama ke gelas kedua. Apa yang terjadi?

Apa yang terjadi?:

Terbentuk campuran berwarna biru

Penjelasan :

Apa yang terjadi lumayan rumit juga. Pertama iodium yang berwarna coklat bereaksi dengan larutan natrium metasilikat menjadi tidak berwarna. Natrium metasilikat adalah zat yang bersifat basa, sama dengan deterjen. Tetapi deterjen tidak cukup kuat untuk menghilangkan warna iodium. Kedua, ketika isi gelas kedua bertemu dengan isi gelas pertama, natrium metasilikat bereaksi dengan asam sitrat sehingga kemampuannya untuk melenyapkan warna iodium hilang. Iodium kembali berwarna coklat. Akan tetapi kalian tidak sempat melihat perubahan iodium menjadi coklat kembali oleh karena ada larutan tapioka yang mengandung zat pati. Tapioka dengan cepat bereaksi dengan iodium dan menghasilkan bahan baru yang berwarna biru.

Sarung tangan berdarah


Siapkanlah :

sarung tangan karet, fenolftalin, natrium metasilikat, mangkuk, air, sendok makan

Langkah Kegiatan :

  1. Teteskan seluruh permukaan dari telapak sarung tangan denga fenolftalin. Biarkan kering
  2. Isi mangkuk dengan air sampai setengahnya
  3. Tambahkan 1 sendok makan natrium metasilikat dan aduk hingga larut
  4. Kenakan sarung tangan, kemudian celupkan ke mangkuk

Apa yang terjadi?:

Timbul warna merah muda

Penjelasan :

Fenolftalin adalah indikator. Zat ini tidak berwarna di kondisi netral atau asam, dan berwarna merah muda di kondisi basa. Natrium metasilikat adalah bahan kimia yang tergolong basa.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.